
What woman keep in silent
Kekerasan terhadap perempuan, dalam sejarahnya telah hampir setua dengan umur manusia, kekerasan terhadap perempuan merupakan pelanggaran hak asasi manusia, tapi sayangnya, hal ini belum mendapat pengakuan secara luas, terutama pada masyarakat yang masih mengusung budaya tradisional.
Disebutkan bahwa salah satu kekerasan terhadap perempuan dipahami sebagai persoalan yang sifatnya domestik dan personal, artinya apabila seseorang menjadi korban sasaran tindakan kekerasan, maka masyarakat langsung menuding dan mengaitkannya dengan perilaku sikorban, dan dicari-carilah hubungannya dengan perilaku korban yang mereka anggap sebagai pencetus tindakan kekerasan tersebut.
Telah menjadi keyakinan dalam masyarakat, baik masyarakat tradisonal maupun modern bahwa kehidupan didalam perkawinan rumah tangga merupakan area tertutup yang tidak diperkenankan untuk disentuh pihak luar, artinya ada keengganan pribadi untuk membicarakan persoalan domestik kepada orang lain, karena memang ada nilai-nilai yang melembagakannya, yaitu: tradisi, budaya, nilai-nilai social, dan interpretasi ajaran agama yang salah, yang telah menjadikan masalah ini sebagai permasalahan yang domestik.
Korban kekerasan dalam rumah tangga, biasanya menganggap kekerasan yang terjadi didalam rumah tangganya merupakan masalah pribadi, sehingga apapun yang terjadi didalamnya bukanlah urusan orang lain. Padahal permasalahan kekerasan ataupun tindakan penyerangan yang dilakukan oleh seseorang terhadap orang lain merupakan tindakan kejahatan, namun…. kenapa yang sering terjadi adalah, masyarakat diam, hanya diam, terkadang bahkan menyudutkan perempuan (istri) sebagai penyebab kekerasan, hal ini tentu saja menyebabkan perempuan sulit…jangankan untuk memperkarakan permasalah kekerasan yang dialaminya, untuk mengungkapkannya saja mereka tidak mampu, apalagi mengharapkan mereka untuk mampu menjadi orang yang mengatasi permasalahan kekerasan yang dialaminya. Sangatlah sulit, padahal yang mereka perlukan hanyalah keyakinan, bahwa mereka tidak sendiri, kita ada bersama mereka untuk mempercayai mereka, dan memberikan dukungan serta kehangatan untuk mereka, layaknya adik atau kakak bagi mereka.
With love….ra n wee
0 Response to " "
Post a Comment